Home » » Festival Filem Q Ditolak Ulama

Festival Filem Q Ditolak Ulama

Posted by CB Blogger


Pemutaran film bertema gay di beberapa pusat kebudayaan di Jakarta mengundang protes dari massa Front Pembela Islam (FPI). Massa antara lain mendatangi Gedung Goethe Istitut di Jalan Sam Ratulangi, Jakarta, Selasa (28/9).

Ratusan massa FPI mendatangi lokasi tempat-tempat pemutaran film tersebut. Kegiatan yang dilakukan di beberapa tempat itu diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan Festival Film Q (FFQ). Rencananya akan dilakukan di Pusat Kebudayaan Prancis CCF, Goethe Institut, Erasmus Huis, serta Japan Foundation di Jakarta.

Mereka mengancam tak bertanggung jawab bila lokasi itu dibakar. Alhasil, sejumlah lokasi tadi, yang sebelumnya berencana menayangkan pemutaran film gay sebagai bagian dari Q Film Festival itu membatalkan agendanya. Goethe Huis rencananya bakal memutar film The Screening of Elvis & Madona.

Massa berbaju putih-putih yang datang dengan menggunakan enam unit mobil dan belasan sepeda motor, ke Goethe Institut mengatakan, film yang ditayangkan dalam kegiatan FFQ tidak bermoral, karenanya harus dihentikan. Massa lalu mencopoti poster-poster yang terkait dengan festival tersebut.

"Kami hanya melepaskan atribut film saja. Kami tidak mengambil apa-apa," ujar Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Alatas. Dengan aksi pencabutan poster itu, dia berharap pihak panitia penyelenggara festival, dalam waktu 1 x 24 jam tidak lagi memutar film, yang mempertontonkan adegan seks lesbian dan homoseksual itu.


Dikatakannya, kalau tuntutan itu tidak dipenuhi, dia mengancam akan melakukan tindakan keras. "Film itu merusak moral, karenanya pemutarannya harus dihentikan. Kalau tidak, gedung akan dibakar," kata Habib Salim Alatas.

Sedangkan di lokasi lain rencananya akan diputar film Bad Boys Cell 425 yang disutradarai Janusz Mrozowski, dengan durasi 123 menit. Film ini dibuat di Prancis pada 2009 dengan bahasa Inggris. Lalu, film Fucking Different Tel Aviv yang disutradarai warga negara Israel Queer Crossover, dan dibuat tahun 2008.

Pihak kepolisian sendiri telah mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan dengan mengerahkan sejumlah personel polisi ke tempat yang semula akan memutarkan film tentang gay itu


0 comments:

Post a Comment

Thanks dah berkunjung dan berbaik hati memberikan komentarnya.. dan jangan bikin namenya dengan ANONYMOUS karana oppie akan berkunjung balik sekedar mencari persahabatan .... ops jangan spam yah kalau spam saya delet thanks